+86-18358443535
-->
Rumah / Berita / Berita Industri / Apa Penyebab Kegagalan Flange Pendingin?

Berita Terbaru

Lihat Semua

Apa Penyebab Kegagalan Flange Pendingin?

Kegagalan flensa pendingin biasanya disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, termasuk kelelahan suhu tinggi, penuaan seal, korosi kimia, dan tekanan mekanis. Sebagai titik sambungan kritis pada sistem pendingin, retak atau deformasi pada flensa pendingin dapat secara langsung menyebabkan kebocoran cairan pendingin, mengakibatkan mesin menjadi terlalu panas dan bahkan kerusakan mekanis yang serius.

Apa itu Flensa Pendingin?

Flensa pendingin biasanya digunakan untuk menghubungkan berbagai komponen sistem pendingin. Fungsi utamanya adalah memungkinkan cairan pendingin mengalir dengan lancar melalui sistem dan memastikan segel yang baik antar komponen untuk mencegah kebocoran cairan pendingin.

Flensa ini biasanya terletak di blok mesin atau radiator, menghubungkan pipa sistem pendingin, pompa cairan pendingin, radiator, dan komponen inti lainnya. Sambungan yang erat ini memungkinkan cairan pendingin bersirkulasi ke seluruh sistem, menyerap dan menghilangkan panas, sehingga menjaga mesin dalam kisaran suhu pengoperasian yang sesuai.

Penyebab Utama Kegagalan Flange Pendingin

Desain dan kualitasnya flensa pendingin sangat penting untuk kinerja sistem pendingin. Namun, dengan pengoperasian jangka panjang, faktor-faktor berikut sering menyebabkan kegagalannya:

1. Suhu Tinggi Jangka Panjang dan Siklus Termal

Flensa pendingin terkena lingkungan pengoperasian yang ekstrem untuk waktu yang lama. 1. Menghidupkan dan mematikan mesin berulang kali menyebabkan seringnya ekspansi termal dan kontraksi flensa. Seiring waktu, tekanan termal ini dapat membuat flensa plastik menjadi rapuh, yang pada akhirnya menyebabkan retakan mikro.

2. Penuaan cincin-O

Sambungan flensa ke blok mesin biasanya mengandalkan cincin-O karet untuk mencegah kebocoran. Karena komposisi kimia cairan pendingin dan suhu tinggi yang terus menerus, cincin-O secara bertahap mengeras, kehilangan elastisitas, atau menurun, menyebabkan kebocoran pada sambungan flensa cairan pendingin.

3. Korosi Elektrokimia dan Kualitas Pendingin

Jika cairan pendingin dalam sistem pendingin tidak diganti dalam waktu lama, atau jika cairan pendingin yang digunakan berkualitas rendah, keseimbangan kimia internalnya akan terganggu. Zat asam atau reaksi elektrokimia dapat menimbulkan korosi pada flensa logam atau melemahkan kekuatan struktural flensa plastik.

4. Kerusakan Fisik dan Pengetatan Berlebihan

Selama perawatan, torsi berlebihan pada baut pemasangan dapat menyebabkan deformasi atau bahkan retak pada dasar flensa cairan pendingin. Selain itu, getaran yang parah selama pengoperasian mesin juga dapat melonggarkan sambungan.

Standar Kinerja untuk Flensa Pendingin Berkualitas Tinggi

Untuk memastikan keandalan sistem pendingin jangka panjang, kinerja tinggi flensa pendingins harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Penyegelan Unggul: Pemesinan presisi memastikan pencegahan kebocoran cairan pendingin secara efektif bahkan di bawah tekanan tinggi.

Tahan Suhu dan Tekanan Tinggi: Memanfaatkan material komposit berkekuatan tinggi atau paduan tahan korosi, mampu menahan tekanan ekstrim selama siklus pendinginan.

Akurasi Dimensi: Sangat cocok dengan pipa peralatan asli dan badan pompa, mengurangi stres pemasangan.

Meskipun komponennya tampak tidak penting, flensa cairan pendingin memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan termal mesin. Memeriksa kondisi flensa secara teratur dan segera mengganti suku cadang yang aus merupakan tindakan penting untuk mencegah kendaraan terlalu panas dan melindungi mesin.

? 2023 Ningbo Jiefan Auto Parts Co., Ltd. All rights reserved.